Kamis, 26 September 2013

Video Streaming



Video Streaming
Pengertian Streaming
Streaming merupakan sebuah teknik atau cara  untuk memainkan file video atau audio secara langsung ataupun dengan pre-recorder dari sebuah web server tanpa harus mendownload terlebih dahulu file tersebut. Streaming dapat memainkan data dalam waktu yang berkelanjutan dan tetap yang memungkinkan pengguna mengakses dan menggunakan file sebelum data didownload sepenuhnya. Saat file video atau audio di stream, akan berbentuk sebuah buffer di komputer client, dan data video – audio tersebut akan mulai di download ke dalam buffer yang telah terbentuk pada komputer client. File video atau audio tersebut  ditampung pada  sebuah buffer di komputer client. Kemudian data video atau audio tersebut akan mulai didownload ke dalam buffer yang telah terbentuk pada komputer client.  Dalam waktu sepersekian detik, file ditampung dalam buffer hingga penuh kemudian  secara otomatis file langsung dijalankan oleh sistem. Sistem akan membaca informasi dari buffer dan tetap melakukan proses download file, sehingga proses streaming tetap berlangsung ke computer client.
Video Streaming
Video streaming mempermudah seseorang dalam mendapatkan informasi dalam bentuk tampilan video,  hal ini didukung dengan  internet yang berkembang di segala penjuru dunia sehingga makin mudah mendapatkan informasi dan menikmati hiburan tanpa membutuhkan media antena televisi biasa maupun parabola. Pada dasarnya Video Streaming bekerja dengan membagi video dalam beberapa paket bagian yang diproses encoding sebelum dikirim. Selanjutnya pada receiver, paket tersebut akan didekode agar bisa diputar. kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sampai paket video telah terkirim sepenuhnya.
Video streaming mentransmisikan file video secara bekelanjutan yang memungkinkan video tersebut diputar tanpa menunggu file video tersebut tersampaikan secara keseluruhan.  Video yang biasanya dibuka dan dimainkan oleh aplikasi multimedia yang digunakan seperti Windows Media Player, Winamp, dan lain sebagainya. Namun berbeda pada video streaming, pengguna  bisa melihat langsung video pada satu halaman web browser (Internet explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome dan lain-lain) tanpa harus download terlebih dahulu.
Bagaimana Video Streaming Bekerja??
Untuk menbuat video streaming dibutuhkan sebuah server dengan jaringan yang luas dan cepat serta ruang penyimpanan yang besar. Kemudian juga dibutuhkan komputer client yang dapat berkomunikasi atau menerima informasi dalam bentuk bit.  Data dari source (berupa video) akan di-capture dan disimpan pada sebuah buffer yang berada pada memori komputer (bukan media penyimpanan seperti harddisk) dan kemudian di-encode sesuai dengan format yang diinginkan. Dalam proses encode ini, pengguna dapat mengkompresi data sehingga ukurannya tidak terlalu besar (bersifat optional). Namun pada aplikasi streaming menggunakan jaringan, biasanya data akan dikompresi terlebih dahulu sebelum dilakukan streaming, karena keterbatasan bandwitdh jaringan. Setelah di-encode, data akan di-stream ke pengguna yang lain. Pengguna akan melakukan decode data dan menampilkan hasilnya ke layar monitor pengguna. Waktu yang dibutuhkan agar sebuah data sampai mulai dari pemancar sampai penerima disebut dengan latency.
Apa itu Buffer??
Kode-kode atau bit-bit yang berasal dari proses encoding disimpan dan diproses dalam sebuah media yang disebut file buffer. Jika koneksi internet  terputus untuk sementara, maka server akan mengetahui sampai sejuh mana file berhasil dibuffer, untuk kemudian server akan  mengirimkan kode-kode selanjutnya (yang belum dikirim)  untuk melanjutkan pemutaran video. Komputer mendownload dan menyimpan kode-kode video dalam buffer dengan baik secara terus menerus hingga video siap dimainkan di layar.
Kendala-Kendala  Proses Streaming 
  • Bandwidth
Bandwidth sangat berpengaruh terhadap kualitas presentasi suatu data stream. Di samping kondisi jaringan  juga mempengaruhi bandwidth, hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran data  stream harus sesuai dengan kapasitas bandwidth jaringan. Untuk mengatasinya digunakan kompresi data dan penggunaan buffer.
  • Sinkronisasi dan delay
Agar media yang berbeda sampai dan dipresentasikan pada user seperti aslinya, maka media  tersebut harus tersinkronisasikan sesuai dengan timeline presentasi tersebut  dan delay seminimal mungkin. Adanya kerugian sinkronisasi dan delay dapat disebabkan oleh  kondisi jaringan yang buruk, sehingga mengakibatkan timeline presentasi menjadi kacau.
http://belajar-komputer-mu.com/
Postting Terkait



Tidak ada komentar :

Posting Komentar